Rekayasa Lalin Satu Arah Diterapkan Saat Gelaran Dieng Culture Festival 2022

Jawa Tengah3 Dilihat

Suryamedia.id – Menjelang gelaran Dieng Culture Festival (DCF) 2022, rekayasa lalu lintas satu arah diterapkan selama tiga hari.

Sebagai informasi, Dieng Culture Festival 2022 akan digelar pada akhir pekan ini, tepatnya pada tanggal 2-4 September 2022.

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi, nanti selama DCF akan diberlakukan satu arah jalan di Dieng, atau di sekitar lokasi digelarnya DCF,” kata Kaurmintu Satlantas Polres Banjarnegara Aipda Hartono saat ditemui dinihari di Mapolres Banjarnegara, Kamis (1/9/2022).

Ia juga mengatakan bahwa nantinyaw para wisatawan akan datang dari arah Wonosobo bisa langsung belok ke kiri arah Telaga Warna. Kemudian mengambil arah Kawah Sikidang dan ke arah Museum Kailasa.

“Untuk rutenya, kalau dari Wonosobo, begitu sampai pertigaan Dieng ambil kiri ke arah Telaga Warna, Kawah Sikidang dan Museum Kailasa,” paparnya.

“Kalau dari Banjarnegara tidak boleh ambil kanan ke arah Museum Kailasa. Wisatawan harus lurus dulu sampai pertigaan Dieng,” lanjutnya.

Dimana aturan tersebut akan berlaku sejak hari pertama Dieng Culture Festival 2022, tepatnya pada hari Jumat (2/9/2022). Akan tetapi, untuk tamu VIP akan ada pengawalan petugas.

Baca Juga :   News Grafis : Menunjukkan Tren Yang Positif

“Memang ada pengecualian untuk tamu undangan VIP yang dikawal petugas,” sambungnya.

Ia juga meminta kepada wisatawan dan warga lokal agar tidak parkir di tepi jalan. Sebab, hal tersebut akan memicu terjadinya kemacetan lalu lintas.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pengelola parkir, homestay dan pengelola jeep agar tidak memarkirkan kendaraan di tepi jalan. Kami juga sudah memasang rambu-rambu larangan parkir,” ujarnya.

Sementara untuk kantong parkir, Hartono menyebut berdasarkan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Banjarnegara, saat ini sudah menyediakan 30 kantong parkir yang bisa menampung ribuan kendaraan.

“Kemarin juga sudah koordinasi dengan Dishub, ada 30 kantong parkir. Nanti bisa menampung ribuan kendaraan baik roda 2 maupun roda 4,” jelasnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *