Transaksi Judi Online di indonesia Bisa Capai 200 Triliun di Tahun 2023

Suryamedia.id – Transaksi judi online masyarakat Indonesia bisa mencapai 200 triliun pada tahun 2023. Hal ini diungkap oleh Kepala Biro Humas Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Natsir Kongah.

“Untuk angka di tahun 2023 ini sudah lebih dari Rp 200 triliun,” ujarnya.

Selain itu, per 2017 hingga 2022 transaksi judi online sudah capai 190 triliun. Jumlah ini disebutkan akan mengalami peningkatan ke depannya, menurut PPATK.

Dalam laporan PPATK, jumlah tersebut termasuk dana kepentingan taruhan, pembayaran kemenangan, biaya penyelenggaraan perjudian, transfer antar-jaringan bandar, serta transaksi dengan tujuan yang diduga pencucian uang oleh jaringan bandar.

“Berdasarkan analisis yang telah dilakukan oleh PPATK terhadap 887 pihak yang merupakan jaringan bandar judi online, terdapat perputaran dana senilai Rp 190 triliun dalam 156 juta transaksi pada periode 2017-2022,” tulis laporan PPATK dikutip dari CNBC Indonesia.

Dilansir dari DetikINET, disebutkan pula bahwa menurut laporan PPATK, ada sekitar 2,7 juta orang yang ikut main judi online dan 2,1 juta orang diantaranya melakukan judi dengan dana di bawah Rp100 ribu. Sementara itu, banyak kalangan dari golongan berpenghasilan rendah yang terlibat dalam transaksi ini, mulai dari pelajar, mahasiswa, buruh, petani, ibu rumah tangga, serta pegawai swasta. (*)

Baca Juga :   Sule Merasa Jadi Korban Endorse Judi Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menarik Dibaca