Waspada Bahaya Tato Bagi Kesehatan

Foto: tato/ Pixabay/pexels/

Suryamedia.id – Tato permanen memiliki bahaya yang cukup mengintai bagi Kesehatan kulit dan tubuh. Saat tato dibuat pigmen atau tinta warna akan disuntikan ke lapisan kulit menggunakan jarum. Masuknya benda asing ini memicu beragam reaksi, mulai dari alergi, infeksi kulit, hingga infeksi serius HIV.

Kamu perlu tahu bahwa ada risiko atau bahaya yang mengintai dari pengaplikasian tato permanen ke tubuh. Pada kulit, bahayanya antara lain:

  1. Alergi

Salah satu risiko yang paling umum terjadi setelah ditato adalah reaksi alergi. Alergi yang terjadi umumnya disebabkan oleh zat warna pada tinta yang digunakan untuk membuat tato.

Baca juga: Sejuta Manfaat Kulit Buah Naga

Reaksi alergi biasanya muncul dalam bentuk gatal-gatal atau ruam pada kulit yang ditato. Warna yang sering kali menyebabkan alergi ini adalah tinta berwarna kuning, merah, hijau, dan biru.

  1. Infeksi kulit

Bahaya tato permanen selanjutnya adalah infeksi kulit. Infeksi kulit dapat dipicu oleh beragam hal. Namun, risikonya akan meningkat jika menato di salon kecantikan yang tidak tersertifikasi dan tidak memperhatikan kebersihan dari alat dan proses menato.

Baca juga: Alasan Ilmiah Makan Cokelat Bisa Mebuat Bahagia

Misalnya, tinta yang digunakan untuk membuat tato bukanlah tinta yang layak untuk diaplikasikan ke kulit atau tinta yang digunakan telah terkontaminasi bakteri. Infeksi kulit juga bisa terjadi jika ada bakteri atau virus masuk ke dalam kulit yang terluka akibat injeksi pada proses pembuatan tato.

Infeksi kulit ditandai dengan timbul ruam berwarna merah di sekitar tato, sensasi terbakar di sekitar tato, nanah pada tato, hingga bengkak di sekitar tato. Pada infeksi yang parah, kamu dapat mengalami demam tinggi, menggigil, berkeringat hingga merasa kedinginan.

Jika keluhan ini dialami, segera pergi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here