Salat Ied Boleh di Masjid, Tapi Khusus Daerah Berzona Hijau dan Kuning

Foto: Masjid Agung Jawa Tengah/Google Photo/Rob

Semarang, Suryamedia.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akhirnya memutuskan pelaksanaan salat Idulfitri di tempat ibadah hanya diperbolehkan bagi daerah dengan kategori zona hijau dan kuning.

Sedangkan untuk daerah yang masih masuk zona oranye hingga merah dilarang, karena dikhawatirkan akan menjadi klaster penularan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan setalah ia berkoodinasi dengan Kemenag Jawa Tengah, untuk memetakan daerah-daerah yang diperbolehkan melakukan salat Idulfitri berjemaah dan yang dilarang.

“Dan kita minta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk menyiapkan tempat ibadah salat Idulfitri. Yang boleh itu daerah zona kuning dan hijau,” ujarnya usai Rakor Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan bersama sejumlah menteri secara daring, Senin (3/5/ 2021).

Baca juga: Meski Ada Kelonggaran, MUI Ajak Warga Salat Ied di Rumah Saja

Pemetaan daerah akan dilakukan dengan bekerja sama dengan Kemenag, mulai dari tingkat yang paling kecil, yakni desa dan kelurahan.

“Kita akan sampaikan, kita akan petakan dari yang paling kecil yakni desa dan kelurahan. Untuk yang masih zona merah dan oranye tidak boleh menyelenggarakan salat Idulfitri. Seperti tahun lalu salatnya di rumah, tidak perlu diperdebatkan,” terangnya.

Baca Juga :   Borobudur Night Carnival Kembali Digelar

Bukan hanya salat Idulfitri, Ganjar juga menyampaikan terkait zakat dan salat tarawih. Aktivitas ibadah di bulan Ramadan tersebut juga harus mempertimbangkan protokol kesehatan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini